Kyoto Diary

Pertama kali jatuh cinta dan sangat penasaran dengan kota Kyoto adalah saat saya melihat film kolosal Jepang. Di masa dahulu sepertinya kota ini amat sangat ramai dan menjadi jantung sejarah Jepang. Sudah tidak mengherankan lagi, Kyoto dijadikan sebagai situs warisan UNESCO dan dinobatkan sebagai kota paling fotogenik di dunia dan wajib dikunjungi sekali seumur hidup.

Perjalanan kami menuju Kyoto kami awali dari Osaka. Dengan menggunakan JR train, perjalanan yang kami tempuh adalah sekitar 30 menit. Berikut adalah beberapa jejak saya saat berada di Kyoto.

IMG_6312

Fushimi Inari Shrine

Fushimi Inari Taisha adalah kuil Shinto terpenting di Kyoto dan salah satu atraksi paling mengesankan. Terletak di selatan Kyoto, kuil ini terkenal karena beragam kuil dan gerbang kuil torii vermilion, dengan ribuan dari mereka meliuk-liuk menaiki Gunung Inari yang suci. Apa pun yang Anda lakukan, jangan lewatkan.

Pendakian ke puncak gunung dan kembali membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam, namun, pengunjung bebas berjalan sejauh yang mereka inginkan sebelum kembali. Sepanjang jalan, ada beberapa tempat suci yang lebih kecil dengan tumpukan gerbang torii mini yang disumbangkan oleh pengunjung dengan anggaran lebih kecil. Ada juga beberapa restoran di sepanjang jalan, yang menawarkan hidangan bertema lokal seperti Inari Sushi dan Kitsune Udon (“Fox Udon”), keduanya menampilkan potongan aburaage (tahu goreng), yang dikatakan sebagai makanan favorit rubah.

Setelah sekitar 30-45 menit pendakian dan penurunan kepadatan gerbang torii secara bertahap, pengunjung akan mencapai persimpangan Yotsutsuji kira-kira setengah jalan ke atas gunung, di mana beberapa pemandangan bagus ke Kyoto dapat dinikmati, dan jalan terbagi menjadi rute melingkar. ke puncak. Banyak pejalan kaki hanya melakukan perjalanan sejauh di sini, karena jalan setapak tidak menawarkan banyak variasi di luar titik ini dan kepadatan gerbang menurun lebih jauh.

Kuil Fushimi Inari terletak persis di luar Stasiun JR Inari, stasiun kedua dari Stasiun Kyoto di sepanjang Jalur JR Nara (5 menit, 150 yen satu arah dari Stasiun Kyoto, tidak dilayani oleh kereta cepat). Kuil ini juga dapat dicapai dengan berjalan kaki singkat dari Stasiun Fushimi Inari di sepanjang Jalur Utama Keihan.

IMG_0942_Original

Arashimaya Bamboo forest

Selanjutnya anda dapat melanjutkan perjalanan dari Stasiun Kyoto ke Stasiun Saga-Arashiyama yang juga di cover oleh JR. Destinasi wisata ini merupakan salah satu tujuan wajib wisatawan ke Kyoto.

IMG_0945_Original

Sesampainya di Arashimaya, bukan hanya hutan bambu saja namun anda dapat menikmati spot menarik lainnya seperti Tenryu-Ji Temple, Kameyama-Koen Park dimana anda dapat melihat Snow Monkey, Nison-In Temple yang dipenuhi pohon Mapple, dan Togetsu-kyo Bridge yang menurut saya tak ubahnya seperti jembatan biasa namun banyak sekali pengunjung yang berhenti dan mengambil gambar disini.

Jalur memasuk Bamboo Forest, dapat anda lalui didekat Tenryu-Ji Temple. Anda akan dipaksa untuk berjalan sedikit jauh dan menapaki jalur sedikit menanjak. Lokasi ini merupakan yang paling dipadati pengunjung, sehingga jangan begitu banyak berekspektasi tinggi untuk mendapatkan foto layaknya selebgram favorite anda.

IMG_1051_Original

Kiyomizudera Temple

Kembali ke Stasiun Kyoto, kami melanjutkan perjalanan menuju salah satu kuil buddha yang juga menjadi destinasi favorite saat berada di Kyoto. Untuk menuju ke kawasan ini anda dapat menggunakan bus bernomor 100 atau 206 yang tidak di cover JR Pass.

Bagian yang menyenangkan saat mengunjungi Kiyomizudera adalah pendekatan ke kuil di sepanjang jalur curam dan hawa sibuk daerah Higashiyama.

IMG_1012_Original

Disini banyak toko dan restoran yang telah ada selama berabad-abad. Konon katanya, distrik Higashiyama bersama dengan Kiyomizudera, Kuil Yasaka, dan kuil-kuil lain sekitarnya sangat memikat wisatawan pada festival lokal di pertengahan bulan Maret dan Musim Gugur bulan November.

IMG_1070_Original

Ninen-zaka and Sannen-zaka

Setelah selesai mengunjungi Kiyomizudera, dalam perjalanan pulang anda sebaiknya mengambil jalur di District Ninenzaka dan Sannenzaka